Anda Pengunjung ke-

Ujian Hidup dan Kunci Jawaban-Nya


"Yakinlah, setiap kesulitan sudah sepaket dengan solusinya. Namun, jika belum melihatnya maka ber-istighfarlah."

Allah memberikan ujian pada hamba-Nya yang belum lulus pada ujian tersebut. Sama halnya seperti seorang siswa yang akan naik kelas. Dia mengerjakan ujian dengan soal sesuai jenjangnya saat itu. Baru ketika dia bisa mengerjakan soal ujiannya dengan baik, dia akan naik kelas.

Setelah itu, di akhir tahun ajaran dia akan menemukan soal baru yang kemudian akan menentukan apakah dia akan naik kelas kembali atau tetap diam di kelasnya. Hingga ia berhasil mengerjakan ujianya dengan benar dan dapat naik ke kelas yang lebih tinggi.

Begitupula dengan kehidupan kita. Allah pun menguji kita untuk melihat seberapa besar perjuangan, pengorbanan, dan kesabaran hamba-Nya. Jika kita berhasil melewati ujian ini dengan baik sesuai dengan kunci jawaban yang baik pula, maka kita akan naik kelas.

Di kelas baru kita menemukan soal ujian baru, lalu kita menyelesaikannya dengan baik, maka kita akan naik kelas lagi. Begitu seterusnya, hingga kita bisa menyelesaikan misi hidup di dunia ini dan kembali pada-Nya menuju tempat terbaik di surga.

Ada seseorang yang merasa selalu diuji dengan ujian finansial. Maka, sebelum ia menyelesaikan ujiannya, ia belum bisa naik kelas.

Namun, yang perlu kita ingat, jangan hanya terfokus pada masalah yang saat ini sedang dihadapi saja. Boleh jadi, kita merasa bisa mengerjakannya bulan ini, tetapi ternyata ujian itu datang lagi bulan berikutnya dan kita hanya fokus menyelesaikan satu masalah itu saja.

Contohnya ada yang selama ini hidupnya hanya fokus menutup hutang KPR setiap bulan, maka bulan berikutnya hutang itu tetap harus dia bayar. Setiap hari dia bekerja agar dapat melunasi hutang itu, maka kehidupannya hanya akan terus berputar seputar menutup hutang saja.

Artinya, dia belum naik kelas. Allah pun akan terus mengujinya dengan persoalan tersebut karena belum mampu menyelesaikan ujiannya.

Maka, kuncinya adalah jangan hanya terfokus pada apa yang ada di depan pelupuk mata saja. Lihatnya lebih jauh, berpikirlah lebih dalam, dan maknai setiap kejadian dengan hati yang tulus.

Saat kita diberi ujian finansial, maka perkuat ikhtiar, kencangkan doa, dan lebih gesit berbagi. Jika ada yang berpikir, mengapa harus berbagai padahal kebutuhan sehari-harinya saja pas-pasan?

Di sinilah sebenarnya letak ujiannya. Mampukah kita melihat ujian ini dengan kacamata berbeda? Jika selama ini kita hanya terfokus pada menutup kebutuhan sehari-hari, maka mulailah untuk meluaskan padangan dan melebarkan sayap.

Berbagilah dengan apa yang kita bisa. Karena setiap manusia itu sudah Allah beri potensi yang mesti kita gali dengan terus bergerak. Maka dengan banyak berbagi baik dengan ilmu, harta, tenaga, atau dengan apa pun yang kita mampu maka kita sudah selangkah lebih baik dalam menyelesaikan ujian.

Yakin, Allah akan melihat usaha hamba-Nya yang bersungguh-sungguh. Dengan tetap berikhtiar mencari solusi atas setiap persoalan, lalu bergerak dan berbagi dengan apa yang kita miliki, maka satu persatu ujian pun akan mampu kita selesaikan dengan baik.

0 Response to "Ujian Hidup dan Kunci Jawaban-Nya"

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel