Anda Pengunjung ke-

Panggilan Hidup


Adakah yang hingga saat ini belum menemukan panggilan hidupnya? Adakah yang belum menemukan jawaban mengapa Allah menciptakan dirinya di dunia ini? Adakah yang merasa pekerjaannya saat ini bukan yang diinginkan? Adakah yang merasa salah memilih jurusan dan terjebak dengan rutinitas yang bukan bidangnya? Adakah yang merasa apa yang dilakukannya selama ini adalah bukan dirinya?

Jika jawabannya ya, maka Anda tak sendiri. Saya pun pernah mengalami salah satu dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Bayangkan bagaimana rasanya menjalankan sesuatu yang bukan bakat dan minat kita? Merasa terjebak dengan rutinitas yang bukan menjadi panggilan hidup kita.

Kita pun telah mengetahui bahwa setiap manusia itu terlahir dengan misi yang telah Allah berikan. Salah satu misi utama kita adalah menjadi Khalifah fil Ard.

Di samping itu, ada misi spesifik hidup yang mesti dijalankan dan menjadi panggilan hidup setiap manusia. Misi spesifik hidup itulah yang membuat hidup kita di dunia ini bisa bermanfaat dan memudahkan kita menjalankan misi menjadi Khalifah di muka bumi ini.

Maka, sekarang jika ada yang bertanya pada saya tentang hal itu, saya jawab dengan yakin: Menjadi seorang penulis yang bisa menebarkan kebermanfaatan melalui tulisan.

Saya ingin kelak ketika telah tiada, biarlah jasad saya saja yang tiada. Namun, tulisan-tulisan dari tangan ini bisa tetap hidup dan meninggalkan jejak yang akan selalu dikenang.

Begitupula dalam perkuliahan di Institut Ibu Profesional, saya pun memilih menulis sebagai salah satu passion dan bakat yang saya miliki. Tak ingin kemampuan ini hanya mengendap begitu saja, maka saya pun meyakinkan diri menjadi seorang mentor menulis.

Berbekal pengalaman di dunia tulis menulis khususnya saat menempuh jenjang pendidikan S1 jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain itu, saya pun pernah bekerja sebagai seorang jurnalis atau wartawan di salah satu media cetak.

 Saya buktikan kemampuan dalam hal menulis ini dengan menerbitkan buku-buku. Semoga dengan begitu, bisa semakin luas kebermanfaatan dari setiap tulisan saya.

Di kelas Bunda Cekatan tahap kupu-kupu ini, saya memiliki tiga orang mentee yang luar biasa. Dengan bakat di bidangnya masing-masing, kami pun memiliki misi yang sama yaitu menebar kebermanfaatan melalui tulisan.

Sementara itu, saya pun tetap belajar sebagai seorang mentee untuk memperdalam kemampuan mendidik anak-anak yang menjadi peran terbesar dalam hidup ini, ya sebagai seorang ibu.

Saya memilih jalur homeschooling untuk dipelajari. Di samping sebagai bekal ilmu dalam mendidik anak-anak, itu pun menjadi bekal saya dalam menjalankan project menulis buku bertema pendidikan anak.

Maka, dalam program Mentorship kali ini menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Saya ingin mengikat semua ilmu yang saat ini sedang dipelajari dengan menuliskannya menjadi sebuah buku. Semoga kelak buku ini bisa bermanfaat khususnya untuk saya pribadi, umumnya untuk semua orang yang membutuhkannya.

#jurnalpekan1
#kelaskupu-kupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional

0 Response to "Panggilan Hidup"

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel