Fitrah Seksualitas Anak Usia Dini - Teh Deska Fitrah Seksualitas Anak Usia Dini - Teh Deska
TERBARU

Fitrah Seksualitas Anak Usia Dini



Ingatkan anak mana yang boleh dan tidak boleh disentuh dan bermain ada batasannya.

Gelitikan kalau anak-anaknya masih usia dini menurut kami gak masalah. karna katanya gelitikan itu tanda kasih sayang, seperti ibu kepada bayinya.
Tapi kalau anak sudah masuk usia sekolah apalagi puber, harus waspada juga. Karena ternyata gelitikan bisa membantu membangun sebuah hubungan atau keterikatan. Jadi menurut kelompok kami tetep kasih tau anak-anak batasan bermain gelitikan.

*Lalu satu lagi..semua anak tuh sangat dekat dg oom nya bahkan di gendong dipeluk, dsb.. Untuk yg satu apa saya hrs memaklumi ato tetap memberikan batasan2?*

kalo masih batita digendong gpp. tp kalau sudah balita dan anak sudah bisa diajak komunikasi 2 arah jangan lupa ajarkan dan tanamkan 5 hal ini *PANTS*

*Private*

Tubuh yang tertutup pakaian dalam adalah area privat.
Ajari anak membedakan sentuhan baik dan sentuhan buruk. Sentuhan baik adalah penunjuk kasih sayang, contohnya belaian. Namun, belaian tak boleh dilakukan di area privat tubuh. Anak harus tahu siapa saja orang dewasa yang diizinkan menyentuh bagian pribadinya, misalnya saat mengganti baju.

*Always remember your body belongs to you*

Ajarkan konsep “Tubuhmu, Milikmu” dan jangan berikan istilah samaran untuk menyebut organ intim. Tujuannya supaya anak memahami fungsi dan reaksi yang terjadi ketika bagian tersebut disentuh secara paksa.

Jelaskan anggota tubuh yang merupakan bagian intim bersifat pribadi dan tidak boleh dilihat atau dipegang orang lain, kecuali untuk alasan medis.

*No Means No!*

Anak harus berani bilang “Tidak!”, jika terdapat kontak fisik yang tidak layak dari orang lain.
Ajarkan anak untuk menolak sampai ada orang yang mereka percaya datang.

*Talk about secret that upset you*

Ajak anak membedakan rahasia yang baik dan buruk. Pasalnya, salah satu strategi yang sering dilakukan para pelaku pelecehan seksual adalah mengajak anak bermain rahasia-rahasiaan.
Menyimpan rahasia orang, faktanya membuat anak bersemangat dan merasa lebih istimewa. Maka, beri pemahaman bahwa tidak semua rahasia pantas disimpan, terutama yang membuat tidak nyaman.

*Speak up! Someone can help*

Jadikan komunikasi terbuka sebagai tradisi keluarga, sehingga anak tidak pernah merasa sungkan membicarakan dan membahas apa pun kepada orangtua.Anak pun tak lagi sungkan menyampaikan apa yang mengganggunya.

Sampaikan pula pemahaman bahwa keselamatan dan kebahagiaan anak adalah tanggung jawab orangtua.

Tetap waspada pada orang-orang disekitar kita, sekalipun saudara.

#harike8
#bunda sayang
#fitrah seksualitas
#game level 11

Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes