Kasus Fitrah Seksualitas - Teh Deska Kasus Fitrah Seksualitas - Teh Deska
TERBARU

Kasus Fitrah Seksualitas

Pola asuh orang tua terhadap anak jelas sangat berpengaruh pada karakter anak.

anak yang terlalu dimanja, dalam artian semua kebutuhan selalu dipenuhi oleh orang tuanya akan berpengaruh pada saat dewasa nantinya.

anak menjadi tidak respect pada lingkungan, kurang bertanggung jawab, dan ketika ada masalah menjadi mudah menyerah. karna tidak pernah diajarkan survive sejak kecil.

masalah selalu dituntaskan ortunya. karna terlalu dimanja..

 Membentuk  anak yg BLAST
 Bored, lonely, anggry, stess, tyred

 Teman wanitanya diterima dengan hangat. Sepulangnya Hasan diajak ngobrol serius tapi santai dari hati ke hati tentang fitrah cinta dan pengelolaannya. Agar jangan sampai fitrah itu rusak karena rasa penasaran, serta tetap berada dalam koridornya.

 "Anda tidak bis dikatakan sebagai pemain bola hanya karena sudah punya bola"

Quotes itu yg membuat saya sadar bahwa mempunyai anak itu tidak otomatis menjadikan saya sbg "orangtua"
 Sumber masalah:
🕯 Pola asuh
🕯 Kurang nya peran ayah (vitamin A)
🕯 Suplai feminitas ibu yang kurang
🕯 Orangtua yang kurang ilmu

 Anak yang tidak dekat ortu n kurang egosentris nya mudah terbawa lingkungan....

Tapiii, coba qt fikirkan baik-baik, dengan siapa pertama kali anak berinteraksi? Ortu atau lingkungan?

Dengan siapa anak lebih sering bersama, ortu atau lingkungan?

Jadi, supaya yg harusnya lbh bs mempengaruhi anak, ortu atau lingkungan?


Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes