Tentang Masa Lalu - Teh Deska Tentang Masa Lalu - Teh Deska
TERBARU

Tentang Masa Lalu

kita semua tentu memliki masa lalu. Masa lalu yang mungkin tak selalu indah. Dulu, ada hati yang kotor, ada ucapan yang sering menyakti, ada perbuatan yang tak pantas. Sehingga kita merasa diri ini begitu hina dan hati yang tak suci. Gelapnya masa lalu telah membuat kita terpuruk dan seringkali menyalahkan diri atas setiap helai dosa yang diperbuat.
Rasanya, taubat kita tak pernah cukup untuk menghapus semua dosa-dosa. Entah itu dosa yang telah diperbuat tangan yang mengambil dan memegang sesuatu yang haram, kaki yang telah melangkah ke tempat maksiat, mata yang memandang sesuatu yang tak seharusnya dipandang, pikiran yang sering memikirkan hal-hal kotor, lisan yang selalu berucap kasar, dan hati yang tak lagi suci.
Ingin rasanya mengubur masa lalu yang kelam itu sedalam-dalamnya. Atau jika kehidupan diibaratkan buku tulis, maka akan kita robek bagian kertas yang telah dipenuhi noda itu. Agar hanya catatan indah yang kita tuliskan dalam lembar kehidupan tersebut. Atau men-delete setiap peristiwa buruk yang ada dalam naskah skenario kehidupan kita. Lalu, kita berlari sekencang-kencangnya, menjauh, bahkan menghilang. Agar tak ada lagi masa lalu yang selalu membuntuti bahkan  menghantui diri kita.


Tentang Masa Lalu


Sahabat muslimah, yakinilah bahwa kita tak sendiri, ada Allah yang selalu setia menanti taubat hamba-Nya. Ada pintu maaf yang selalu terbuka bagi setiap manusia yang memohon ampunan-Nya. Dia akan memaafkan setiap dosa hamba yang bertaubat dengan sungguh-sungguh. Sebesar apapun dosa itu, pasti akan diampuni-Nya. Sebab, Allah itu Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Akuilah setiap kesalahan diri di hadapan-Nya, bahwa kita benar-benar menyesal. Memohonlah ampunan-Nya, dan bertekadlah untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bersihkan hati dan pikiran kita dari segala hal yang dapat mengotorinya. Ketika kita tak mampu melupakannya, biarlah Allah yang menghapusnya. Serahkan segalanya pada Allah. 

                Berserah diri setulus-tulusnya, sebenar-benar taubat.
                Merendahlah di hadapan-Nya, bukan di hadapan manusia.

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati-hati mereka menjadi tenteram dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah. Ingatlah, hanya dengan berdzikir (mengingat) kepada Allah-lah, hati akan menjadi tenteram”. (QS Ar-Ra’d : 28)
                          Allah Ta’ala juga berfirman:
Sesungguhnya Rabb-mu maha luas pengampunan-Nya” (QS an-Najm: 32).
Allah swt. telah menunjukkan kepada kita betapa pemurah dan sayang kepada setiap hamba-Nya. Setiap hamba yang ingin menghambakan, memperbaiki diri dan istiqomah di jalan yang telah Alloh Ta’ala tunjukkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Taubat (yang benar) akan menghapuskan (semua dosa yang dilakukan) di masa lalu”. Dalam hadits lain yang semakna, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
Orang yang telah bertaubat dari dosa-dosanya (dengan sungguh-sungguh) adalah seperti orang yang tidak punya dosa“. (HR Ibnu Majah no. 4250, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah) 

Saat kita telah bertaubat, maka maafkanlah diri kita yang telah melakukan kesalahan, maafkanlah setiap orang yang pernah hadir dalam masa lalu itu. Ikhlaskan dan serahkan segalanya hanya pada Sang Penggemgam hati, Allah swt. Dia yang akan menutup aib-aib kita, maka mendekatlah pada-Nya. Meski kita tahu selangkah kita mendekat, maka seribu langkah Ia telah terlebih dahulu dekat dengan kita. Hadirkan Allah dalam hati kita, hiasi setiap hari dengan amal ibadah dan mengingat-Nya. 

Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes