Akhlakmu Cerminan Hatimu - Teh Deska Akhlakmu Cerminan Hatimu - Teh Deska
TERBARU

Akhlakmu Cerminan Hatimu

   Ketika kita sudah memutuskan untuk berhijrah, maka kita harus benar-benar menghijrahkan segalanya.
Total action dalam perubahan menjadi lebih baik. Selain belajar dan memperdalam ilmu agama, kita pun harus belajar tentang akhlak seorang muslim. Sebab, akhlak inilah yang akan menjadi keseharian kita, karakter, dan kebiasaan kita. Akhlak itu merupakan cerminan dari hati kita. Ketika hati sudah bersih, jernih, dan indah, maka akhlak pun akan turut mengikutinya. Karena itu, hal pertama dalam membentuk kepribadian seorang muslimah dalah membenahi hati terlebih dahulu.

Akhlakmu Cerminan Hatimu


Hati manusia memang tak selalu bersih seperti malaikat yang tak pernah melakukan dosa dan kesalahan. Namun, hati kita pun dapat dibersihkan dan disucikan sesering mungkin. Ibaratnya seperti lantai rumah yang setiap hari terinjak pasti tak pernah selalu bersih sebab setiap saat ada orang-orang yang selalu melalui lanai rumah itu. Maka, tugas kita adalah menyapu, mengepelnya, dan membersihkannya setiap hari agar nyaman untuk ditempati. Meskipun lantai itu akan kotor kembali karena terinjak tersu, tapi itu tak maslah sebab kita mampu untuk membersihkannya kembali. Sebab kita lebih nyaman melihat dan menempati rumah dengan lantai yang bersih daripada lantai yang kotor.


Begitu pula dengan hati kita, tak selamanya selalu bersih, pasti ada saja debu atau kotoran yang menempel pada hati. Maka, tugas kita adalah selalu membersihkanya dengan istighfar. Sebab, kita adalah manusia biasa yang sering khilaf dan tak sempurna. Terkadang ada hal yang menyebabkan hati itu kotor. Seperti ketika kita marah dengan pasangan, orang tua, atau teman, karena hal yang tidak kita suka, maka bagaimana perasaan kita ketika itu? Pasti ada yang menyesak dalam dada bukan/ Nah, ketika itulah ada masalah dalam hati kita. Bisa jadi kita kurang ikhlas dalam menerima kekrangan dan kelebihan diri kita atau orang lain. Sebab, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Karena itu, ikhlaskan hati kita, jernihkan pikiran kita dari hal-hal kotor, dan selalu ealuasi diri setiap saat.

Hal lainnya yang kadang tak kita sadari dan sudah mengototri hati yaitu rasa iri dan dengki. Contohkan saat kitabertemu seseorang yang berwajah cantik, atau memiliki sesuatu yang tidak kita miliki, terkadang ada persaan dalam diri ingin seperti orang tersebut, ingin memilikinya, ataupun merasa tak suka dengannya yang memiliki banyak hal. Maka, ketika perasaan itu itu muncul, sebenarnya sadar tak sadar sudah mengotori hati kita.

Sahabat muslimah, mulailah benahi hati kita, bersihkan dari kotran-kotoran dan debu yang menempel setiap waktu. Sebab, jika tak dibersihkan, maka titik hitam dosa kita yang awalnya hanya satu atau dua titik, akan semakin banyak dan menghitam. Jangan biarkan hati kita menjadi gelap karena dosa, jangan sampai Allah mengeraskan hati kita, sebab akan semakin sulit membersihkannya dan menjadikannya kembali lembut. Itulah mengapa Allah perintahkan kita untuk selalu beristighfar. Bahkan Rasulullah saw. pun lissannya tak pernah luput dari menyebut nama-Nya, memohon ampunanya. Apalagi kita manusia biasa yang sering lalai.


Jadikan hati seperti kaca yang bening yang memancarkan keindahan. Setiap orang yang memandangnya akan merasakan kebaikan pula dari akhlak yang memancar dari dalam hati. Muslimah yang hatinya sudah bersih dan jernih, akhlaknya pun akan mejadi baik sebab hatinya selalu terjaga. Hati yang bening, lembut, bersih, dan indah, itulah hati muslimah yang selalu dihiasi dengan istighfar dan ketawadhuan.

Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes