Siapakah yang Tercantik di Dunia dan di Surga? - Teh Deska Siapakah yang Tercantik di Dunia dan di Surga? - Teh Deska
TERBARU

Siapakah yang Tercantik di Dunia dan di Surga?

Suatu hari, sambil iseng membelai-belai janggut suami (hobi terpendam, hehe), aku pernah bertanya padanya tentang hal yang kadang membuatku penasaran.
"Sayang, katanya kalau memelihara janggut, dalam setiap helainya ada bidadari-bidadari yang sedang menunggumu di surga, bener ga?" Suamiku tak menjawab, ia masih asyik dengan buku yang sedari tadi dibacanya.
"Berarti sekarang bidadari-bidadari itu sedang bergelantungan di janggutmu dong..." sedikit agak cemburu aku iseng menarik-narik janggutnya (tentunya dengan lembut) seperti kebiasaan anak kami yang suka sekali menariknya.
Sambil tersenyum akhirnya suamiku menjawab, "Sebenarnya memelihara janggut itu adalah sunah Rosul."
Aku hanya manggut-manggut.
"Tuh yang sedari tadi bergelantungan memegang janggutku siapa...hayoo?" ucapnya membuatku GeEr. he  
Kemudian ia berbalik menatapku dan memegang tanganku yang sedari tadi membelai janggutnya.
"Sayang, seberapa banyak pun dan secantik apapun para bidadari itu, tetap kau yang tercantik dan kaulah yang akan menjadi ratu para bidadari itu," ucapnya dengan lembut. Akhirnya aku pun tak bisa berkata apa-apa lagi. (spechless, hihi) 
Siapakah yang Tercantik di Dunia dan di Surga?

Aku teringat akan perkataan Rosululloh saw.

Dari Ummu Salamah ra, ia berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yg lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yg bermata jeli?”
Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”
Kemudian saya bertanya lagi, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada para bidadari?”
Lalu Beliau menjawab, "Karena shalat mereka, puasa, dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas.  Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.” (HR. Ath Thabrani)

Sungguh, wanita yang shalihah lebih mulia dari bidadari surga. Seperti yang disampaikan dalam hadist tersebut, bahwa untuk mendapatkan keutamaan itu maka kita harus menjadi seorang wanita shalihah.

Ya, seorang wanita yang shalihah itu merasakan perjuangannya untuk membela agama Allah selama di dunia. Ia sabar dan tabah menghadapi setiap cobaan yang datang. Ia begitu taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Ia pun bisa begitu tulus menyayangi suami dan mendidik anak-anaknya. Karena itulah, pantas baginya untuk menjadi ratu para bidadari surga.

Selain itu, Ibnu Qayyim Rahimahullahu, menyebutkan dalam sebuah hadist sahih dalam Musnad Imam Ahmad, bahwa ketika seorang suami beristrikan Hur‘ain (bidadari), kemudian pada saat itu akan datang seorang wanita lain yang kecantikan dan keelokannya mampu membuat seorang raja melupakan wanita-wanita lainnya.

Siapa Wanita itu ?

Ternyata wanita tersebut adalah istrinya selama di dunia. Itulah keistimewaan para istri di surga, dia akan menjadi RATU dari para Hur‘ain (bidadari). Lalu, Ibnu Qayyim mengatakan “Apakah seorang raja pernah memikirkan para pelayan-pelayannya di hadapan Ratunya...?”
Tentu tidak! Allah akan memberikan pada istri kecantikan yang luar biasa jauh melebihi para bidadari.

Jadi, mulai sekarang buatlah para bidadari itu cemburu padamu dengan indahnya akhlakmu, sempurnanya ibadahmu, dan taatmu pada suami.
Hingga suamimu pun akan berkata, "Engkaulah yang tercantik di dunia dan di surga, duhai istriku" ^_^

Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes