Muslimah Cantik yang Dinanti - Teh Deska Muslimah Cantik yang Dinanti - Teh Deska
TERBARU

Muslimah Cantik yang Dinanti

Muslimah Cantik yang Dinanti
Sering kita dengar bahwa seorang wanita yang cantik itu adalah wanita yang pandai berdandan, badannya langsing, suaranya merdu merayu, dan senyumnya memikat. Sehingga banyak wanita-wanita yang mengejar hal-hal itu agar terlihat sempurna. Padahal kesempurnaan itu hanyalah milik Allah semata.

Sebenarnya kita terlahir di dunia ini sudah dalam keadaan yang baik, terlepas dari bentuk badan yang tidak sesuai keinginan. Semua itu harus kita syukuri dan tafakuri. Allah menciptakan manusia berbeda-beda, sekalipun ada orang yang kembar mereka pun tak selalu persis sama.

Kecantikan yang muncul dari ketulusan tak kan mudah direkayasa. Ia muncul dari beningnya hati dan indahnya jiwa. Hati yang bersih, jiwa yang tenang, akhlaq dan kepribadian yang mulia tak kan dapat kita peroleh dengan instan dan kepura-puraan. Semuanya butuh proses yang matang bukan sekedar polesan.

Muslimah Cantik yang Dinanti


Make-Up Muslimah:
Malu karena Allah adalah perona pipinya…..
Penghias rambutnya adalah jilbab yang terulur sampai dadanya…..
Zikir yang senantiasa membasahi bibir adalah lipstiknya……
Kacamatanya adalah penglihatan yang terhindar dari maksiat……
Air wudhu adalah bedaknya untuk cahaya di akhirat….
Kaki indahnya selalu menghadiri majelis ilmu……
Tanganya selalu berbuat baik pada sesama….
Pendengaran yang ma’ruf adalah anting muslimah…..
Gelangnya adalah tawadhu…..
Kalungnya adalah kesucian.....

Karena pada hakekatnya kecantikan itu bukan sekedar yang nampak kasat mata, melainkan memancar dari hati dan jiwa kita.

Sudahkah kita menjadikan sosok muslimah yang ideal, yang keberadaannya dirindukan, kata-katanya dinanti, dan sikapnya diteladani?
Untuk menjadi muslimah yang dinanti kita harus memenuhi kewajiban-kewajiban kita terlebih dahulu. Di antaranya:
1.      Kewajiban muslimah terhadap tubuhnya
Sebagai wanita muslimah haruslah senantiasa menjaga kehormatannya dengan cara menutupi anggota tubuhnya (aurat) sesuai dengan yang disyariatkan oleh agama Islam yang memiliki ajaran yang mulia. Terjaganya aurat ini akan menjaga martabat wanita sebagai mahluk yang dimuliakan harkat dan martabatnya. Allah berfirman dalam Alquran surat al-Ahzab:

“Wahai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang Mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka !” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allâh adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [al-Ahzâb/33:59]

Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. [al-Ahzâb/33:53]
Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menegur Asma binti Abu Bakar Radhiyallahu anhuma ketika beliau datang ke rumah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan mengenakan busana yang agak tipis. Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memalingkan mukanya sambil berkata :


Wahai Asma ! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).[HR. Abu Dâwud, no. 4104 dan al-Baihaqi, no. 3218. Hadist ini dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah]
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah didatangi oleh seseorang yang menanyakan perihal aurat yang harus ditutup dan yang boleh ditampakkan, maka beliau pun menjawab :

Jagalah auratmu kecuali terhadap (penglihatan) istrimu atau budak yang kamu miliki.[HR. Abu Dâwud, no.4017; Tirmidzi, no. 2794; Nasa’i dalam kitabnya Sunan al-Kubrâ, no. 8923; Ibnu Mâjah, no. 1920. Hadist ini dihasankan oleh Syaikh al-Albâni]

2.      Kewajiban muslimah terhadap akalnya
Sebagai wanita, seorang muslimah pasti menjadi seorang istri yang kelak akan menjadi ibu bagi anak anaknya. Oleh karenanya muslimah harus menajamkan ilmunya.

3.      Kewajiban muslimah terhadap hatinya
Sejatinya kecantikan bukan sekedar pada wajah yang mempesona, pada suara yang merdu ataupun pada senyumnya yang memikat siapa saja. Namun terletak pada pancaran cahaya yang ada di dalam hati kita. Pancaran indah itulah yang sering kita sebut inner beauty.
Beauty Jannaty
Surga itu fantastic
Kenikmatan yang belum terbayangkan
Sahabat Muslimah, pernahkah kau merasakan betapa nikmatnya berada di tempat yang begitu indah? Misalnya saat berada di taman dengan bunga berwarna-warni yang begitu cantik, atau saat berada di pantai dan menyaksikan laut yang membentang luas dengan suara ombak yang bergemuruh, atau saat melihat gunung yang menjulang tinggi dengan pepohonan yang daunnya begitu lebat, atau saat berada di tempat-tempat lain yang begitu indah apa perasaanmu saat itu? Nyaman dan terasa damai bukan? Tahukah mengapa kau begitu bahagia saat berada di sana dan merasa tenang saat melihat keindahan itu? Jawabannya karena kita pernah berada di tempat seperti itu sebelum kita terlahir ke dunia, bahkan lebih indah dan keindahannya tak pernah dapat terbayangkan sedikit pun. Ya, itulah surga yang begitu indah melebihi semua keindahan yang berada di dunia ini.
Itulah surga yang kenikmatannya takkan pernah bisa terbayangkan. Jika kau merasa nikmat berada di suatu tempat yang indah, maka surge jauh lebih indah dari itu. Semua hal yang menurut kita adalah kenikmatan dan keindahan takkan bisa menandingi kenikmatan dan keindahan surge. Jika kita sekarang merasa cukup dengan segala kenikmatan dunia yang sedang dirasakan, yakinlah kelak ada yang lebih dari semua itu. Nikmatnya dunia hanya sesaat dan sementara, tapi kenikmatan surge itu abadi.
Jika kita mencelupkan jari tenjuk kita ke dalam lautan, maka saat kita mengangjatnya aka nada setetes air yang terjatuh dari ujung jari kita. Setetes air yang jatuh itu ibarat dunia yang kita tempati saat ini, dan lautan yang begitu luas ibarat akhirat yang luasnya berkali-kali lipat dari dunia. Jadi jika saat ini hanya dunia yang kita cari, maka kita takkan pernah bisa merasakan kenikmatan surge yang abadi.
Namun yang terjadi saat ini justru banyak orang yang berjuang hanya untuk dunianya saja. Mencari harta dengan segala macam cara hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya saja. Sementara bekal untuk keberangkatan kita ke negeri akhirat belum dipersiapkan. Dunia ini hanya tempat persinggahan sementara kita. Kehidupan yang sesungguhnya adalah setelah kita meninggal, setelah ruh ini terlepas dari jasad.
Ada kehidupan yang abadi selamanya setelah kita tiada di dunia ini. Sebelum samapai di surge yang kita dambakan, masih ada perjalanan panjang yang harus kita lalui. Pertimbangan amal kita selama di dunia yang akan dipertanggungjawabkan. Saat mulut terkunci, seluruh angota badan kita akan berbicara. Tentang tangan yang telah berbuat apa saja, tentang kaki yang melangkah kemana saja, apakah menuju kebaikan tau keburukan. Bahkan nafas dan setiap detik yang berlalu pun semuanya akan dipertanggungjawabkan.
Karena itu Sahabat Muslimah, mari kita renungkan kembali sudahkah semua hal yang kita lakukan itu untuk kebaikan? Sudahkan setiap amal yang kita kerjakan diniatkan hanya karena Allah? Sudahkah kita menjadi seorang wanita shalihah yang pantas masuk surganya Allah? Semoga Allah swt. mengampuni segala dosa yang telah kita perbuat dan melimpahkan rahmat-Nya untuk kita.
Sahabat Muslimah, kita tak pernah tahu kapan usia ini akan berakhir karena itu rahasia Allah. Bahkan kita pun tak akan oernah tahu apakah nafas ini masih akan tetap berhembus esok hari. Kita hanya harus bisa menjalankan setiap peran kita dalam kehidupan ini sebaik-baiknya. Taka da waktu yang terlewati selain kita lalui dengan kebaikan. Ketika kita meninggal dunia, tak ada satupun harta yang akan kita bawa pergi. Hanya amal ibadah, shodaqoh jariyah, dan do’a anak yang shalih yang akan kita bawa. Alquran yang senantiasa kita baca dan kita amalkan pun akan ikut menemani kita saat di alam kubur. Selain hal-hal tersebut, semuanya akan pergi meninggalkan kita.
Surga yang begitu indahkah yang akan menjadi tempat terkahir kita, ataukah neraka yang tak pernah kita dambakan. Semoga Allah memberikan kasih sayangnya kepada kita, sehingga atas rahmat-Nya itulah Allah akan menempatkan kita di tempat terbaik, di surga-Nya. Aamiin.

Share this:

Post a Comment

Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya...

 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes