Archive For April 2012 April 2012 - Teh Deska
TERBARU

Hitam Putih

Diam tak berarti padam
Senyap tak bermaksud lenyap
Hening tak menjadi kering
Sayu tak pasti layu

Secerah sinar mentari
Selembut cahaya rembulan
Seceria kerlip bintang
Seindah warna pelangi

Ada hitam tenangkan pandangan
Ada putih membagi kasih
Berputar saling mengejar
Dan akulah sang pemenang

(130111/18:40)

Di Ujung Senja

Bayangmu masih sempurna di bawah surya
Menyapaku lembut lewat jemari angin
Meski terhempas takkan lepas
Siang menyatukan harap kita
Bersama lalui hari
Dengan payung-Nya memayungi menaungi

Kau tetap berdiri di sana
Meski awan mencuri terangmu
Kokoh takkan rapuh

Kau setia bersama pijakmu
Hingga di ujung senja
Senyummu masih indah
Terbias dalam bayangmu yang semakin lelah

(Jumat/301210/00:09)

Fatamorgana

Alam bicara dengan jubah agung-Nya
Menebar wangi Surgawi
Lesapkan dendam yang membuncah
Dalam dada api kata

Kadang hati bicara dalam diam
Menata rasa
Meredam asa

Jauh jiwa terbang
Menembus angin langit
Menuju alam tak terbayang

Lambaian Fatamorgana menarik hati insan
Yang terlena dalam khayal
 Jauh alam nyata
Dunia…

(2010)

Kau Inspirasiku

Kurangkai kata untukmu
Pencuri larik dalam baitku
Lambaikan khayal dalam imaji
Sampai ruh jadi tautan
Dibumbui majas pelengkap diksi
Terasa indah dilafalkan dihayati

Kau setia jadi inspirasi
Bagi nadi kata-kataku
Mengalir tenang menuju pelabuhan asa
Biarkan ia terhempas
Terbang melayang
Mencipta sebuah puisi
Untuk kau yang menjadi inspirasiku

(Kamis/291210/23:55)

Bahtera

Ya Rabb, ketika hati ini menemukan fitrahnya
Tempatnya berlabuh usai tempuh perjalanan panjang
Nan melelahkan
Di lautan lepas temui badai yang mengguncang
Dahaga tiada tertahan
Hingga garam laut asin tertelan
Kini kuikat perahuku di dermaga hatinya
Rapuh, diguncang angin pantai
Namun ianya kokohkan harapan itu
Bawaku dalam istana pasir
Yang dibangun dengan tangan hampa
Kuharap tiada ombak runtuhkan istananya untukku
Bertahan dalam lambaian air menipis
Di tepi pantai
Tiada kutahu kan bertahan
Lama dalam angan
Ataukah kan temukan tempat kekal abadi
Dalam bingkai bahtera
Yang diikat dengan tali suci penuh janji
Hidup bersama dalam naungan-Mu
Hingga sampai kita pada tujuan Satu
Bahagia hingga ke Surga…
Amiin Ya Rabb…

(Selasa,030810/10:30)
Pertemuan Agung
100810/21:51

Ruang Kosong

Pintu itu masih tertutup
Sebelum Kau datang
Dengan cahaya kasih-Mu
Membias terangi hati yang telah redup

Buka tabir itu
Dan penuhi ruang kosongnya
Hingga tiada asa menggunung
Dalam debu kedukaan

Kuhirup nafas keinsyafan
Atas detik penuh noda
Melebur bersama bayang tertinggal
Jauh hilang tertelan masa

(Rabu, 7 Juli 2010/24 Rajab 1431 H)

Merajut Mimpi

Meski malam kian larut
Namun aku belum dapat larut dalam mimpiku

Bulan masih saja mengambang di atas langit
Membentuk sepotong episode yang indah

Malam ini aku lihat ia bersembunyi
Mencoba menyibak rinai di balik tirai langit

Tapi ia masih saja asyik bernyanyi
Dalam rintik yang membawa kenangan
Membuat malam terasa indah
Walau tanpa bebintang menemani
Sebab kutahu ia sedang bermain bersama bulan
masih di balik awan

Kadang ia mengintip sambil tersenyum
Malu-malu mengantarkan rindunya
Pada malam yang berhias temaram
Mencoba menggodaku dengan cahayanya

“Ayolah lekas rajut mimpimu,
biar kutemani engkau sampai fajar memanggil!” katanya.
(040412/23:38)                                    

Setapak Jejak Untukmu

Aku ingin membuat jejak
Di batinmu di hatimu
Seperti langkah yang kau tapaki
Aku ingin membuat kenangan
Di hidupmu di jiwamu
Menjadi goresan tinta yang abadi
Aku selalu ingin menjadi sejarah untukmu
Meski kadang rintik itu menghapus harap
Namun mentari esok pasti kan datang
Biar kuulang semua cerita
Tentang pagimu yang meninggalkan embun
Atau siangmu yang meninggalkan peluh
Mungkin pada sore yang meninggalkan jingga
Bahkan pada malam yang meninggalkan mimpi
(040412/2317)

Pesan untuk Rinai

Rinai…aku ingin berpesan padamu malam ini
Jaga bulan yang masih mengambang di atas harap
Meski kau milik langit malam ini
Tapi bulan tetap ada untukmu
Seperti malam-malam sebelumnya
Aku tahu rinai dan bulan tak bisa bersapa
dalam satu waktu
Namun akan kusampaikan rinduku padamu
melalui matahari
Karena ia yang telah ulurkan cahaya untuk bulan
Kuharap kau mau berbagi dengannya
Tentang malam-malam yang akan kita lewati
Rinai ataupun bulan
Langit akan tetap indah
Menemani malam
(040412/22:56)
 
Back To Top
Copyright © 2014 Teh Deska. Designed by OddThemes